Day 102
2 Samuel 17
Tentang Allah:
Manusia berencana, Allah yang berkehendak.
“Lalu berkatalah Absalom dan setiap orang Israel: ”Nasihat Husai, orang Arki itu, lebih baik dari pada nasihat Ahitofel.” Sebab Tuhan telah memutuskan, bahwa nasihat Ahitofel yang baik itu digagalkan, dengan maksud supaya Tuhan mendatangkan celaka kepada Absalom.”
2 Samuel 17:14
Tentang manusia:
Absalom diperhadapkan dengan 2 nasihat, antara nasihat Ahitofel atau nasihat Husai. Kedua nasihat berisikan perencanaan dan strategi untuk menyerang Daud. Nasihat Ahitofel berfokus pada penyerangan tiba2, saat Daud dan pasukan lengah. Sedangkan nasihat Husai, berfokus pada JUMLAH, dengan berpikir semakin banyak pasukan semakin besar kekuatan.
Perenungan:
Apapun rencana itu, tak jadi masalah bagi Allah. Manusia boleh boleh aja berencana, bahkan memang seharusnya manusia itu punya rencana, karna Allah kita adalah Allah yang berencana. Tetapiiiiiiii, ingatlah.....di dalam perencanaan, bukan kehendak manusia yang jadi, tetapi kehendak Allah saja. Dalam perencanaan, bukan tentang BESAR ATAU SEDIKIT JUMLAH, bukan tentang BAGUS ATAU JELEK KONSEPNYA, memang bagian manusia mengusahakan yang TERBAIK, tetapi sekali lagi, hanya KUASA Allah yang sanggup membuat berhasil. Maka, andalkan dan berharaplah hanya pada Allah.
2 Samuel 18
Tentang Allah:
Memang Allah adalah Maha Pengasih. Tapi haruslah kita terus mengingat dan memegang kebenaran ini baik-baik. Di dalam kasih Allah, ada keadilan yang sama besar dan berkuasanya seperti kasih Allah. Kasih dan keadilan Allah tidak pernah bisa dipisahkan, selalu beriringan.
Allah Maha Pengampun untuk dosa dan kesalahan, itulah kasihNya, tetapi dalam segala hal yang manusia perbuat, tetap ada konsekuensi , sebagai bentuk penyataan keadilan Allah.
Tentang manusia:
- Absalom mati
Absalom yang semasa hidupnya berlaku jahat terhadap Allah, orang-orang Israel, juga ayahnya sendiri yaitu Daud, mati terbunuh oleh Yoab dan bujang2nya (ayat 14-15)
- Daud tidak pernah menginginkan kematian Absalom, sekalipun dia berlaku jahat
Salah satu pasukan Daud berkata:
“Tetapi orang itu berkata kepada Yoab: ”Sekalipun aku mendapat seribu syikal perak di telapak tanganku, takkan aku menjamah anak raja itu, sebab di depan telinga kamilah raja memberi perintah kepadamu dan kepada Abisai dan kepada Itai, katanya: Lindungilah Absalom orang muda itu, karena aku.” 2 Samuel 18:12
- Daud sendiri yg memberi perintah untuk melindungi Absalom.
- Yang pertama kali Daud tanyakan ketika orang Etiopia berlari dtg mau kasih kabar adalah “...Selamatkah Absalom?...” (ayat 32). Padahal org Etiopia itu blg:
“Maka datanglah orang Etiopia itu. Kata orang Etiopia itu: ”Tuanku raja mendapat kabar yang baik, sebab Tuhan telah memberi keadilan kepadamu pada hari ini dengan melepaskan tuanku dari tangan semua orang yang bangkit menentang tuanku.””
2 Samuel 18:31
- Kematian Absalom adalah kesedihan bagi Daud (ayat 33)
Perenungan:
Dari Daud kita belajar, ada banyak orang TIDAK MENGINGINKAN dia, dia dibenci Saul, dia dijahati Absalom anaknya sendiri. Tetapi Daud tidak pernah menginginkan KEMATIAN dan KEMALANGAN terjadi atas orang-orang yang jahat terhadap dia. Pembalasan adalah hak Allah sepenuhnya, bagi Daud, dia tidak berhak atas kematian siapapun, sekalipun orang itu jahat.

Komentar
Posting Komentar