Day 158
Tema: Kita sengsara, karna Tuhan jahat?
Nats: Ayub 35-39
Tentang Allah:
He is Almighty GOD!
Dia Pengasih, dan adil dalam kasihNya.
Segala sesuatu dalam kendaliNya.
“Ketahuilah, Allah itu perkasa, namun tidak memandang hina apa pun, Ia perkasa dalam kekuatan akal budi.
Ia tidak membiarkan orang fasik hidup, tetapi memberi keadilan kepada orang-orang sengsara;
Ia tidak mengalihkan pandangan mata-Nya dari orang benar, tetapi menempatkan mereka untuk selama-lamanya di samping raja-raja di atas takhta, sehingga mereka tinggi martabatnya.
Jikalau mereka dibelenggu dengan rantai, tertangkap dalam tali kesengsaraan, maka Ia memperingatkan mereka kepada perbuatan mereka, dan kepada pelanggaran mereka, karena mereka berlaku congkak, dan ia membukakan telinga mereka bagi ajaran, dan menyuruh mereka berbalik dari kejahatan.
Jikalau mereka mendengar dan takluk, maka mereka hidup mujur sampai akhir hari-hari mereka dan senang sampai akhir tahun-tahun mereka. Tetapi, jikalau mereka tidak mendengar, maka mereka akan mati oleh lembing, dan binasa dalam kebebalan.”
Ayub 36:5-12
“Sesungguhnya, Allah itu besar, tidak tercapai oleh pengetahuan kita, jumlah tahun-Nya tidak dapat diselidiki.
Ia menarik ke atas titik-titik air, dan memekatkan kabut menjadi hujan, yang dicurahkan oleh mendung, dan disiramkan ke atas banyak manusia.
Siapa mengerti berkembangnya awan, dan bunyi gemuruh di tempat kediaman-Nya? Sesungguhnya, Ia mengembangkan terang-Nya di sekeliling-Nya, dan menudungi dasar laut. Karena dengan semuanya itu Ia mengadili bangsa-bangsa, dan juga memberi makan dengan berlimpah-limpah.
Kedua tangan-Nya diselubungi-Nya dengan kilat petir dan menyuruhnya menyambar sasaran. Pekik perang-Nya memberitakan kedatangan-Nya, kalau dengan murka Ia berjuang melawan kecurangan.””
Ayub 36:26-33
Tentang manusia:
Jika manusia sengsara, bukan supaya manusia celaka, tapi Allah mengizinkan itu terjadi, supaya manusia berbalik dan datang kepada Allah.
Supaya manusia sadar, hidup di dunia memang sementara, tp hidup kekal yg sesungguhnya bersama Allah di surga. Selama dikasih hidup, syukuri, nikmati dengan berjalan bersama Allah dan sesama org percaya lainnya, memuliakan Tuhan, mengasihi dan melayani Tuhan serta umatNya.
Kalau kita sedang gak baik baik aja, percayalah karna Tuhan sayang bgt sama kita, seperti Tuhan sayang bgt sama Ayub, bangga sama Ayub, percaya Ayub, karena Tuhan SUDAH memilih Ayub, pasti Dia MEMEGANG Ayub sampai akhir, Ayub tetap dan terus menjadi anakNya yg GAK GENTAR HANYA KARNA PENDERITAAN DUNIA.
Tuhan tau endingnya!! Karna Tuhan yg pegang skenario kehidupan dunia.
Percaya - Datang - Bersandar sama Tuhan - dan terus MELANGKAH.
Terpujilah Tuhan.
Amin.

Komentar
Posting Komentar